Tag Archives: foto bts

Hal yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Foto Kelas Untuk Buku Tahunan Sekolah

Standar

Salam Buku Tahunan,

Saat menyusun buku tahunan sekolah, masing-masing kelas pasti berlomba untuk membuat foto kelas yang paling kompak diantara angkatannya di buku tahunan sekolah. Semuanya pasti ingin menampilkan foto yang terbaik, dan berikut adalah beberapa hal-hal yang perlu disiapkan sebelum acara foto kelas untuk buku tahunan sekolah.

Foto Buku Tahunan Sekolah

Memilih Tema untuk Foto Buku Tahunan Sekolah

Biasanya hal yang pertama dipikirkan adalah tema buku tahunan sekolah. Dengan tema yang sudah ditentukan sebelumnya, kamu bisa memilih lokasi foto, dresscode, dan aksesoris atau properti yang sesuai dengan tema tersebut. Contohnya apabila memilih tema adventure, kamu bisa menggunakan outfit seperti baju untuk naik gunung atau baju safari dan bisa memilih lokasi foto di hutan atau di tempat terbuka lainnya.

Survey Lokasi Foto Buku Tahunan Sekolah

Kalau misalnya kamu memutuskan untuk melakukan pengambilan foto kelas untuk buku tahunan sekolah di luar sekolah, jangan lupa untuk melakukan survey lokasi terlebih dahulu ya. Kamu harus mempertimbangkan juga lokasi tempat tersebut strategis atau tidak, apakah muat untuk banyak orang, dan apakah diijinkan untuk melakukan pemotretan buku tahunan sekolah disana.

Mengurus Ijin untuk Pemakaian Lokasi Foto Buku Tahunan Sekolah

Setelah survey lokasi, hal berikutnya yang harus dilakukan adalah mengurus ijin untuk menggunakan lokasi tersebut sebagai tempat pengambilan foto buku tahunan sekolah. Atau kalau kamu tidak mau repot mengurus ijin, sebaiknya gunakan lokasi yang memang diperuntukkan untuk pengambilan foto seperti studio foto. Tentukan juga hari dan waktu untuk pengambilan foto dan koordinasikan dengan baik kepada siswa dan juga pemilik tempat untuk foto buku tahunan sekolah tersebut.

Memilih Dresscode yang Sesuai dengan Tema Buku Tahunan Sekolah

Dresscode atau outfit yang akan dipakai pada sesi foto kelas untuk buku tahunan sekolah sebaiknya disesuaikan dengan tema dan seragam supaya terlihat kompak.  Kamu juga bisa mencocokkan dresscode dengan suasana lokasi foto. Misalnya untuk tema classic, kamu bisa memilih lokasi foto buku tahunan sekolah di coffee shop dan outfit bernuansa earthy-tone atau outfit dengan gaya vintage.

Dandan yang Rapih dan Tetap Natural

Buat para cewek, pastinya nggak mau dong kalau muka terlihat kucel saat pengambilan foto kelas untuk buku tahunan sekolah. Nah, kamu bisa memakai make up tapi tetap natural supaya terlihat bagus di kamera. Jaman sekarang banyak banget lho, tutorial make up natural yang bisa kamu ikuti di Youtube! Nggak perlu peralatan yang macem-macem, yang penting kamu bisa tampil fresh di kamera. Contohnya hanya dengan menggunakan BB Cream, two way cake, lip cream, eyebrow pencil, dan blush-on sebetulnya sudah cukup untuk membuat wajah kamu camera-ready saat pengambilan foto buku tahunan sekolah. Sesuaikan juga warna lipstik dengan outfit yang kamu pakai, ya.

Nah, berikut tadi adalah hal-hal yang sekiranya perlu dipersiapkan sebelum pengambilan foto kelas untuk buku tahunan sekolah. Untuk fotonya bisa menyewa fotografer professional apabila ingin hasil fotonya bagus atau bisa juga melakukan pengambilan foto sendiri apabila ingin menghemat budget.

Kegiatan pengambilan foto untuk buku tahunan sekolah biasanya paling banyak menyita waktu. Rencanakan sebaik mungkin agar foto kelasmu di buku tahunan sekolah nanti jadi yang terbaik!

Salam hangat dari Bandung.

—— Buku Tahunan Sekolah ——

Open hours : Monday – Saturday (09 AM – 7 PM)

Address. Jl. Jupiter X Blok. H-2 No. 7 & 10 Bandung 40286 (Belakang Metro Indah Mall / MIM)

Phone. (022) 756 6851 / 0856 225 9852 (fast response)

WA. 08562259852

Line. nugrahafahrizal

T. @rkforcreative – FB. Rumahkayu Indonesia Artwork

IG. @rkcbdg

www.rkforcreative.com

 

 

 

 

 

 

Referensi Tempat Foto Buku Tahunan Sekolah #1 – Taman Menteng Jakarta Pusat

Standar

Salam Buku Tahunan,

Selamat hari Jumat!

Mencari lokasi untuk foto buku tahunan sekolah adalah salah satu hal teratas yang ada di dalam list ketika menyusun materi untuk buku tahunan sekolah.  Lokasi tersebut tentunya harus mudah diakses dan cukup luas untuk menampung puluhan orang. Kali ini, RK Creative akan memberikan referensi tempat foto buku tahunan sekolah yang anti-mainstream tapi tetap aesthetic.

Taman Menteng – Jakarta Pusat

big_slider_DSC03397.JPG

Sumber: ulinulin.com

Taman Menteng terletak di Jl. HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat. Sebelumnya, lokasi seluas 2 hektar ini adalah sebuah stadion yang kemudian dialihfungsikan menjadi Ruang Terbuka Hijau pada tahun 2007.

Fasilitas yang ada di taman ini terbilang cukup lengkap. Ada dua lapangan futsal, satu lapangan basket, sarana bermain anak, dan jogging track. Kondisinya pun bersih, rapih, dan tanamannya pun terpelihara dengan baik.

dsc034431

Sumber: pratamasite.blogspot.com

Ada juga bangunan yang ikonik di Taman Menteng, yaitu beberapa rumah kaca berukuran cukup besar. Bangunan ini kerap disebut sebagai Green Housenya Menteng. Banyak pengunjung yang berfoto di rumah kaca ini, tidak terkecuali juga komunitas atau kelompok. Karena areanya sendiri cukup luas, Taman Menteng cocok untuk dijadikan sebagai tempat foto buku tahunan sekolah.

Piknik di Taman Kota Jakarta The Lost Wanderer - Menteng.jpeg

Sumber: thelostwanderer.com

Taman ini dibuka mulai dari pukul 05.00 hingga 20.00, dan untuk masuk ke dalamnya tidak dipungut biaya alias gratis, akan tetapi kalau kalian membawa kendaraan pribadi, nantinya harus membayar biaya parkir kendaraan.

Taman Menteng merupakan salah satu tempat foto buku tahunan sekolah yang aksesnya mudah, karena berada di tengah kota. Tempatnya juga cukup luas dan dapat menampung banyak orang.

Salam hangat dari Bandung.

—— Buku Tahunan Sekolah ——

Open hours : Monday – Saturday (09 AM – 7 PM)

Address. Jl. Jupiter X Blok. H-2 No. 7 & 10 Bandung 40286 (Belakang Metro Indah Mall / MIM)

Phone. (022) 756 6851 / 0856 225 9852 (fast response)

WA. 08562259852

Line. nugrahafahrizal

T. @rkforcreative – FB. Rumahkayu Indonesia Artwork

IG. @rkcbdg

www.rkforcreative.com

Selfie dulu yuk !

Standar

foto buku tahunan konsep foto buku tahunanFoto buku tahunan dengan gaya-gayaan selfie? kenapa engga … hehe

Berikut fakta di balik selfie yang wajib kamu tahu yaa…

Siapa yang di saat ini tidak kenal dengan istilah ‘selfie’? Istilah tersebut beberapa waktu ke belakang ini menjadi topik hangat di dunia, yang mana arti dari ‘selfie’ sendiri adalah foto potret diri yang diambil sendiri dengan menggunakan kamera pribadi. Sebelum istilah ini dikenal dan membombastis, sebenarnya aktifitas foto diri sendiri ini sudah marak sejak lama, namun dulu biasa disebut dengan ‘foto narsis’. Dan tahukah Anda, istilah ‘selfie’ bahkan sudah resmi tercantum dalam Oxford English Dictionary pada bulan November 2013 yang lalu, sekaligus dinobatkan menjadi “Word Of The Year 2013”.

Selfie dengan berbagai macam ekspresi banyak menghiasi jejaring sosial yang juga sedang digandrungi masyarakat saat ini, oleh karenanya kemudian menjadi fenomena yang sangat mendunia di berbagai kalangan masyarakat sehubungan dengan banyak ponsel berfitur kamera yang harganya mudah dijangkau oleh kalangan menengah ke bawah sekalipun.

Berikut beberapa fakta tentang selfie.

Selfie Menunjukkan Self Image

Dipaparkan oleh seorang ahli ilmu saraf dari University College London, James Kilner, dan dikutip oleh BBC, fenomena selfie berkaitan erat dengan citra yang dipersepsikan seseorang atas dirinya sendiri (self image). Manusia terkadang ingin memamerkan parasnya, atau bahkan apa yang sedang dilakukannya, lalu dipublikasikan/diunggah di media sosial favoritnya untuk kemudian bisa dinikmati dan dilihat orang lain yang mengikuti lini masanya. Hasilnya adalah berupa kepuasan dan kebanggaan tersendiri bagi si empunya.

“If It Is Good Enough For The Obamas or The Pope, Then It’s Good Enough For Word of the Year”

Itulah yang diungkapkan oleh situs resmi Oxford Dictionaries menyoal selfie sebagai word of the year 2013. Presiden AS Barrack Obama dan Paus Francis beberapa waktu lalu juga sempat turut mendongkrak popularitas selfie. Ya, orang sekelas mereka juga suatu kali mengabadikan potret dirinya dengan kamera pribadi, tentu dengan tangan sendiri, bukan difoto oleh orang lain. Menarik bukan?

Foto Selfie Pertama Ternyata Muncul di Tahun 1893

Menurut penelitian yang dikutip oleh detik.com dari Huffington Post, Kamis (3/4/2014) lalu, selfie pertama dilakukan pada Oktober 1893 oleh pria bernama Robert Cornelius. Ia adalah pria asal Amerika Serikat yang termasuk sosok pionir di bidang fotografi. Suatu ketika, ia hendak mengambil foto diri sendiri dengan teknik fotografi awal bernama ‘Daguerreotype’. Teknik ini sendiri diciptakan oleh Louis Daguerre, pria asal Prancis.Hasilnya, Robert berfoto selfie yang kemudian disebut-sebut sebagai foto selfie pertama di dunia. Ia konon membutuhkan waktu sekitar 3 sampai dengan 15 menit dalam posisi diam agar kamera dapat menangkap gambar dengan baik. Gayanya cenderung formal dan tentu saja belum seperti ekspresi-ekspresi kekinian.

“We See Ourselves Alive and Dinamic, A Person In Progress”

Dr. Pamela Rutledge, seorang psikolog asal Boston mengungkapkan kalimat tersebut. Sebuah gambar memang mampu menunjukkan sejuta cerita, lebih dari tulisan. Menurut Anda, lebih menarik mana, sebuah foto yang berisikan gambar seseorang yang sedang berpose ceria di tepi pantai ataukah pernyataan status update “Gue lagi jalan-jalan di pantai nih,”? Mungkin kebanyakan orang akan lebih menyukai foto daripada tulisan semata. Begitupun ketika sebuah brand yag sedang gencar melancarkan promosi pemasarannya, ia akan meminta testimonial dari konsumen dan pelanggannya tidak hanya dengan berupa sekedar pernyataan bahwa mereka telah menggunakan produk tersebut, namun juga dalam bentuk foto selfie yang berisi pose memegang produk tersebut, atau hasil before and after.

Selfie Adalah Pembangkit Mood Positif

Sebuah foto selfie diunggah dalam akun jejaring sosial tidak hanya dimaksudkan untuk dapat dilihat oleh orang banyak, namun juga untuk kemudian dapat ditanggapi dengan “like” atau komentar-komentar berisi pujian. Nah, ketika respon bagus bermunculan, secara otomatis diri kita akan lebih bangga dan merasa sangat bahagia setelahnya. Siapa yang tidak senang dipuji dan dikagumi? Pernyataan-pertanyaan yang diterima sebagai respon positif sontak juga akan menjadi pembangkit mood dan kepercayaan diri seseorang. Ketika mood seseorang sedang baik, maka apa yang dilakukannya pun akan terlihat semakin menyenangkan di hadapan orang lain. Ya, selfie juga punya pengaruh bagus dalam kehidupan bersosialisasi.

Selfie Adalah Ajang Menunjukkan Sisi Lain

Psikolog dari President University, Elizabeth T. Santoso mengatakan sisi positif dari selfie adalah bahwa seseorang dapat mengeksplorasi dirinya. Dengan kata lain, setiap orang mempunyai keinginan untuk mengembangkan dirinya sendiri dengan cara berbagi dengan dunia. Contohnya, ketika ia mengunggah fotonya bersama masakan yang dibuatnya, maka artinya ia mengekspos bahwa ia punya sisi lain.

Selfie Membuat Seseorang Kurang Sensitif Terhadap Dunia Nyata

Berbeda halnya ketika selfie dilakukan setiap saat tanpa henti, sehingga lini masa bahkan padat oleh unggahan-unggahan milik seseorang. Hal tersebut dipastikan akan membuat orang lain merasa terganggu. Selfie dengan tingkat ekstrim seperti demikian selain annoying, juga menyebabkan ia kehilangan kontak dengan dunia nyata saking terlalu asyik bermain-main dengan dunia maya. Dan inilah yang akan membahayakan kehidupan bersosialisasinya. Ketika ia asyik ber-selfie ria, ia kurang peduli dengan apa yang terjadi di sekitarnya dan cenderung menjadi tidak peka. Hasilnya? Perlahan dijamin ia tidak akan banyak punya teman.

Selfie Meningkatkan Level Konsumerisme

Ketika seseorang menggandrungi kebiasaan selfie dan sampai pada tingkat berlebihan, kemungkinan yang terjadi adalah ia selalu menginginkan kualitas foto yang semakin bagus dan jernih. Semakin tinggi keinginan untuk membuat hasil foto bagus, maka kemudian ia akan keranjingan memburu gadget yang berfitur kamera canggih. Alhasil, ia akan memiliki intensitas lebih sering mengganti gadget dan bahkan mengoleksinya, sampai pada aksesoris-aksesoris yang sebenarnya secara logika bernilai tidak terlalu penting, contohnya: tongsis. Kenyataan ini jelas menunjukkan adanya level konsumerisme yang meningkat.

Beberapa Fakta Selfie Dikutip Dari Majalah Tempo (24 Maret 2014)        

  1. Satu juta foto selfie diambil setiap hari.
  2. Usia Pelaku Selfie: 75 persen 18 – 24 tahun, sisanya di atas 25 tahun.
  3. Selfie banyak diunggah jejaring sosial seperti: 48% Facebook, 14% SMS, 13% WhatsApp, 9% Twitter, 8% Instagram, 5% Snapchat, 2% Pinterest.
  4. Dua kota di Indonesia yang memiliki angka selfie tertinggi adalah: Denpasar 75 per 100.000 orang (urutan ke-18 di dunia), Yogyakarta 51 per 100.000 orang (urutan ke-43 di dunia).
  5. Alasan Selfie: mengingat momen bahagia, merekam momen unik, merekam kejadian menarik, memamerkan rambut yang indah, dan merasa percaya diri.
//writen by. Nungki Mayangwangi.

Copyright by.

Buku Tahunan Sekolah

RK Creative.

Open hours : Monday – Saturday (09 AM – 7 PM)

 

Address. Jl. Jupiter X Blok. H-2 No. 7 & 10 Bandung 40286 (Belakang Metro Indah Mall / MIM)

Phone. (022) 756 6851 / 0856 225 9852 (fast response)

WA. 08562259852

Line. nugrahafahrizal

BBpin. 5377963F

T. @rkforcreative – FB. Rumahkayu Indonesia Artwork

IG. @rkcbdg

 

www.rkforcreative.com